Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Perbedaan Antara Perumusan Strategi dan Implementasi Strategi

Perbedaan Antara Perumusan Strategi dan Implementasi Strategi

Perumusan Strategi dan Implementasi Strategi adalah dua fase terpenting dari proses manajemen strategis.

Perumusan Strategi berarti menyusun kombinasi strategi dan memilih yang terbaik untuk mencapai tujuan dan sasaran organisasi dan dengan demikian mencapai visi organisasi. Ini melibatkan sejumlah langkah yang dilakukan dalam urutan kronologis.

Di sisi lain, Implementasi Strategi mengacu pada pelaksanaan strategi yang dipilih, yaitu mengubah strategi yang dipilih menjadi tindakan, untuk realisasi tujuan dan sasaran organisasi.

Ada banyak mahasiswa manajemen, yang sering menyandingkan kedua istilah tersebut. Tetapi ada garis tipis perbedaan antara perumusan strategi dan implementasi strategi, yang telah dijelaskan dalam artikel di bawah ini.

Tabel Perbandingan

Dasar Perbandingan
Perumusan Strategi
Implementasi Strategi
Pengertian Perumusan Strategi mengacu pada persiapan strategi yang dipikirkan dengan baik, yang membantu dalam pencapaian tujuan organisasi. Implementasi Strategi berarti membawa strategi yang telah dirumuskan ke dalam tindakan.
Konsep Penempatan kekuatan sebelum aksi terjadi. Mengelola kekuatan pada saat eksekusi strategi.
Jenis proses Logis Operasional
Penekanan pada Efektivitas Efisiensi
Tanggung jawab Manajemen Puncak Manajemen Fungsional
Orientasi Perencanaan Eksekusi
Tipe kegiatan Wirausaha Administratif
Persyaratan dari Kemampuan analisis Skill kepemimpinan

Definisi Perumusan Strategi

Perumusan Strategi berkaitan dengan pembuatan dan perancangan strategi, dan memilih strategi terbaik untuk dieksekusi, untuk mencapai tujuan dan sasaran organisasi yang diinginkan. Ini adalah tahap kedua dari Proses Manajemen Strategis.

Berikut ini adalah tiga aspek utama dari Perumusan Strategi:

  1. Strategi Tingkat Perusahaan
  2. Tingkat Bisnis atau Strategi Tingkat Kompetitif
  3. Strategi Tingkat Fungsional

Perumusan Strategi melibatkan evaluasi strategi bisnis saat ini dan menentukan langkah-langkah untuk memperbaikinya. Memastikan area utama di mana bisnis membutuhkan bantuan dari lingkungan eksternal bisnis.

Pada fase ini, isu dan masalah organisasi yang ada diselesaikan terlebih dahulu. Tindakan alternatif disiapkan, dengan mempertimbangkan semua item. Setelah itu, strategi dirumuskan sesuai untuk implementasi, setelah semua, pertimbangan.

Definisi Implementasi Strategi

Ini adalah fase ketiga dan terakhir dari Tahap Proses Manajemen Strategis, di mana strategi yang dirumuskan diimplementasikan untuk memenuhi tujuan dan sasaran organisasi. Implementasi Strategi adalah proses mengubah keputusan yang direncanakan menjadi tindakan.

Ini termasuk mengarahkan strategi yang sedang berjalan sehingga dapat bekerja secara efisien dan mengambil tindakan korektif untuk meningkatkan kinerjanya dari waktu ke waktu, untuk mencapai hasil yang ditargetkan. Kegiatan-kegiatan berikut terlibat di dalamnya:

  1. Alokasi sumber daya seperti manusia, material, uang, mesin, dll.
  2. Merancang struktur organisasi untuk menangani strategi baru.
  3. Pelatihan tenaga kerja.
  4. Memastikan proses fungsional.
  5. Sebuah sistem yang dirancang dalam organisasi.

Perbedaan Utama Antara Perumusan Strategi dan Implementasi Strategi

Berikut ini adalah perbedaan utama antara perumusan strategi dan implementasi strategi:

1. Perumusan Strategi mengacu pada merancang strategi. Implementasi Strategi berarti, pelaksanaan strategi yang dipilih.

2. Perumusan Strategi menempatkan semua kekuatan ke tempatnya sebelum tindakan terjadi sementara Implementasi Strategi berfokus pada pengelolaan kekuatan tersebut selama eksekusi.

3. Perumusan Strategi adalah proses logis, sedangkan Implementasi Strategi adalah proses operasional.

4. Perumusan Strategi menekankan pada efektivitas, tetapi Implementasi Strategi menekankan pada efisiensi.

5. Perumusan Strategi adalah tanggung jawab manajemen puncak. Sebaliknya, manajemen menengah bertanggung jawab atas Implementasi Strategi.

6. Perumusan Strategi membutuhkan keterampilan intuitif. Berbeda dengan, Implementasi Strategi, yang membutuhkan keterampilan motivasi.

7. Perumusan Strategi adalah kegiatan kewirausahaan. Di sisi lain, Implementasi Strategi adalah kegiatan administratif.

8. Perumusan Strategi berkaitan dengan perencanaan, tetapi Implementasi Strategi berkaitan dengan tindakan.

Kesimpulan

Proses Manajemen Strategis merupakan kombinasi dari tiga proses, yaitu Analisis Strategi, Perumusan Strategi, Implementasi Strategi.

Pertama-tama dilakukan diagnosa (analisis) secara mendalam terhadap lingkungan bisnis, tujuan organisasi, sumber daya, dan kompetensi, yang diikuti dengan pilihan strategi (formulasi) dimana strategi alternatif disiapkan dan setelah mempertimbangkan berbagai hal rencana tindakan terbaik dipilih untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

Kemudian akhirnya datang eksekusi strategi (implementasi), di mana keputusan dibawa ke dalam tindakan. Tanpa implementasi, strategi tidak akan berguna bagi organisasi. 

You may like these posts: